Belajar Fisika dari Film Marvel, Mana yang Mungkin dan Mana yang Mustahil?

Share

Superhero Marvel sering kali membuat penonton takjub. Ada yang bisa terbang, super cepat, atau punya kekuatan yang jauh melebihi manusia biasa.

Namun, bagaimana jika kita melihat kemampuan mereka dari sudut pandang fisika nyata, menggunakan hukum-hukum alam yang berlaku di dunia kita? Yuk, kita telusuri mana yang mungkin secara ilmiah dan mana yang hanya fantasi film!

Hukum Newton dalam Aksi Superhero

Fisika klasik yang dipelajari di sekolah, seperti hukum Newton tentang gerak dan gaya, bisa membantu kita memahami adegan-adegan superhero, yaitu:

  • Hukum I Newton menyatakan bahwa benda yang sedang diam akan tetap diam dan benda yang bergerak akan tetap bergerak kecuali ada gaya yang mengubahnya.
  • Hukum II Newton mengatakan bahwa gaya yang dibutuhkan untuk mempercepat sebuah massa sama dengan massa tersebut dikalikan percepatannya.
  • Hukum III Newton adalah aksi-reaksi, yaitu setiap gaya yang diberikan oleh satu objek terhadap objek lain akan mendapatkan gaya yang sama besar tetapi berlawanan arah.

Dalam film, sering kita lihat superhero mendorong atau menarik objek besar tanpa gaya reaksi yang jelas, seolah-olah hukum aksi-reaksi tidak berlaku.

Di dunia nyata, ini tidak mungkin terjadi tanpa suatu gaya kembali terhadap superhero atau lingkungan sekitar mereka.

Contoh lainnya adalah saat Iron Man turun dari langit dan berhenti secara dramatis untuk menghentikan momentum tinggi pesawatnya, gaya besar diperlukan.

Tanpa sistem peredam energi yang sangat canggih, tubuh manusia akan mengalami cedera serius. Itu sebabnya banyak adegan film melanggar hukum Newton untuk efek visual dramatis.

Termodinamika: Energi, Entropi, dan Batas Alam

Selain hukum Newton, konsep termodinamika juga penting dalam memahami batasan fisika, yaitu:

  • Hukum pertama termodinamika (konservasi energi) menyebutkan bahwa energi tidak bisa diciptakan atau dihancurkan, hanya bisa berubah bentuk.
  • Hukum kedua termodinamika menyatakan bahwa entropi (ukuran ketidakteraturan) di alam semesta selalu meningkat dalam proses alami.

Hal ini berarti perubahan besar pada energi, seperti teleportasi atau pemutar balik waktu yang ditampilkan di beberapa film, membutuhkan perubahan besar dalam entropi yang tidak mungkin terjadi berdasarkan hukum realita kita.

Misalnya, konsep perjalanan waktu seperti di “Avengers: Endgame” bertentangan dengan termodinamika karena perubahan kompleksitas waktu tidak bisa dibalik begitu saja.

Contoh Kasus Marvel vs. Realita Fisika

Mari kita lihat beberapa kekuatan ikonik dan apakah mereka cocok atau tidak dengan hukum fisika.

  1. Spider-Man

Mengayunkan diri dengan jaring yang kuat terlihat keren, tetapi untuk menahan momentum tubuhnya saat berayun di antara gedung-gedung, tali itu harus sangat elastis dan kuat.

Walau beberapa konsep fisika seperti gaya sentripetal bisa dijelaskan, kemampuan ini masih sangat jauh dari kemungkinan realistis.

  1. Quicksilver atau Speedster

Karena kecepatan tinggi, tubuh akan mengalami gesekan udara yang luar biasa dan produksi panas besar dari energi kinetik.

Fisikawan menyatakan bahwa karakter berkecepatan sangat tinggi seperti ini akan mengalami efek yang lebih dramatis, seperti suara sonic boom, panas ekstrem, hingga tidak mungkin bernapas pada kecepatan tersebut tanpa teknologi khusus.

  1. Magneto

Magneto dapat mengendalikan medan magnet kuat dan memindahkan benda sangat berat seperti kapal selam.

Secara teoritis, medan magnet bisa memindahkan logam, tetapi mengangkat ribuan ton logam sekaligus tanpa efek lain di lingkungan sekitar adalah fantasi fiksi, bukan realita fisika.

Dalam dunia nyata, medan magnet sebesar itu juga akan mempengaruhi peralatan elektronik, struktur logam lain, dan bahkan tubuh manusia.

Intinya, banyak aksi superhero Marvel melanggar hukum fisika yang berlaku di dunia nyata, terutama hukum Newton dan termodinamika.

Namun, film superhero sering memakai dasar sains nyata sebagai inspirasi cerita dan bisa menjadi jembatan menarik bagi anak-anak dan orang dewasa untuk belajar fisika dengan cara yang menyenangkan.

Jadi, nikmati filmnya sebagai hiburan yang menginspirasi, sambil tetap tahu bahwa dunia kita memiliki hukum fisika yang nyata dan tidak bisa dilanggar begitu saja.

 

~Febri

Lihat Artikel Lainnya

Scroll to Top
Open chat
1
Ingin tahu lebih banyak tentang program yang ditawarkan Sinotif? Kami siap membantu! Klik tombol di bawah untuk menghubungi kami.