Soal Literasi Bahasa Indonesia (LBI) akan kembali muncul dalam SNBT 2026 setelah sempat dikeluhkan peserta pada tahun sebelumnya.
Banyak peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025 mengeluhkan subtes soal LBI yang dinilai tak hanya sulit, tapi juga di luar ekspektasi peserta. Di media sosial, banyak siswa mengeluhkan bahwa soal LBI terlalu abstrak dan tidak sesuai dengan persiapan ujian.
Namun, Ketua Umum Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, mengatakan bahwa soal LBI akan tetap ada pada SNBT 2026. Eduart meminta agar peserta tidak perlu khawatir dalam mengerjakan soal LBI karena bobot nilainya akan disesuaikan dengan pilihan program studi peserta.
Subtes Literasi Bahasa Indonesia dalam SNBT
Pada UTBK 2025, soal LBI akan tetap dan diperkirakan tidak ada perubahan dengan tahun sebelumnya. Akan ada 30 soal yang menekankan kemampuan literasi fungsional, seperti analisis teks, evaluasi argumen, dan pemahaman esensi bacaan.
Perlu diketahui bahwa LBI digunakan untuk mengukur kemampuan peserta dalam memahami, menafsirkan, dan mengevaluasi teks bahasa Indonesia, termasuk menilai ide pokok, menarik kesimpulan, dan menganalisis informasi dari berbagai jenis teks, seperti narasi, eksposisi, dan argumentasi.
Tes ini menekankan kemampuan berpikir kritis dan literasi akademik, bukan sekadar menghafal kaidah bahasa atau kosakata.
Agar peserta lebih siap menghadapi soal LBI, berikut tips lengkap dan rinci yang dapat diterapkan:
1. Baca Teks Secara Menyeluruh dan Fokus
Langkah pertama yang sangat penting adalah membaca teks dengan teliti dari awal hingga akhir. Jangan langsung melompat ke pertanyaan karena bisa menimbulkan kesalahpahaman. Fokus pada kalimat utama, ide pokok setiap paragraf, serta informasi yang bersifat mendukung. Catat atau garis bawahi poin penting agar lebih mudah saat menjawab pertanyaan. Latihan membaca teks panjang secara rutin dapat meningkatkan kemampuan ini.
2. Pahami Maksud Paragraf, Bukan Kata Per Kata
Dalam LBI, soal sering menekankan pemahaman konteks, bukan arti kata secara individual. Saat menemui kosakata atau istilah sulit, jangan panik. Coba pahami makna kalimat atau paragraf secara keseluruhan. Banyak soal LBI menilai kemampuan menarik kesimpulan atau inferensi dari konteks, jadi memahami hubungan antaride lebih penting daripada hanya menghafal kata.
3. Identifikasi Ide Pokok dan Kesimpulan
Setiap paragraf biasanya memiliki ide pokok atau inti pesan. Latih diri untuk menemukan ide pokok dan kesimpulan teks secara cepat. Pertanyaan LBI sering menanyakan “apa maksud penulis?” atau “kesimpulan yang tepat dari teks ini”. Dengan memahami ide pokok, peserta dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan lebih mudah dan akurat.
4. Perhatikan Hubungan Antarparagraf
Teks LBI kadang terdiri dari beberapa paragraf yang saling berkaitan. Perhatikan kata penghubung seperti “sebaliknya”, “oleh karena itu”, “di sisi lain”, atau “selain itu” untuk memahami logika penulis. Mengetahui hubungan antarparagraf membantu peserta memahami alur argumentasi dan penalaran teks, sehingga lebih mudah menjawab soal inferensi atau kesimpulan.
5. Tandai Kata Kunci dalam Pertanyaan
Saat membaca pertanyaan, identifikasi kata kunci yang menunjukkan fokus jawaban. Kata kunci ini bisa berupa kata tanya seperti “mengapa”, “bagaimana”, atau “apa kesimpulan dari…”. Menandai kata kunci membantu menyaring informasi relevan dari teks dan menghindari jawaban yang keliru karena salah tafsir.
6. Gunakan Teknik Eliminasi Pilihan Jawaban
Biasanya setiap pertanyaan memiliki pilihan jawaban yang mirip atau menyesatkan. Pelajari cara menyingkirkan jawaban yang jelas salah terlebih dahulu. Bandingkan setiap opsi dengan informasi dalam teks sebelum menentukan jawaban final. Teknik eliminasi ini efektif untuk meningkatkan akurasi, terutama pada soal-soal inferensi atau penafsiran.
7. Latihan Membaca dan Analisis Teks Beragam
Persiapan LBI bukan hanya latihan soal, tetapi juga membiasakan diri membaca berbagai jenis teks. Mulai dari artikel berita, opini, esai ilmiah, hingga teks informasi populer. Latihan ini melatih kemampuan membaca cepat, memahami struktur teks, serta menganalisis isi dan maksud penulis. Semakin sering membaca teks beragam, semakin percaya diri peserta saat menghadapi soal LBI.
8. Kelola Waktu dengan Baik
UTBK SNBT memiliki batas waktu untuk setiap sesi soal, termasuk LBI. Penting untuk membagi waktu secara efisien. Jangan habiskan terlalu lama pada satu soal yang sulit. Tandai soal sulit untuk dijawab terakhir, sehingga waktu tidak habis sebelum menyelesaikan soal lain yang lebih mudah. Latihan simulasi ujian dengan timer bisa membantu membiasakan diri mengatur waktu.
~Afril