Menghadapi Tes Potensi Akademik (TPA) untuk masuk Labschool sering membuat orang tua khawatir. Tes ini mengukur kemampuan berpikir logis, kuantitatif, verbal, dan kadang penalaran spasial anak, bukan hanya hasil belajar di kelas.
Dengan persiapan yang tepat dan manajemen waktu saat ujian, peluang lolos bisa meningkat signifikan. Berikut panduan sederhana untuk orang tua agar bisa mendampingi anak secara efektif.
-
Pahami Format dan Jenis Soal
Berdasarkan pola tes masuk Labschool yang umum, TPA biasanya terdiri dari beberapa blok soal:
-
Verbal:
Sinonim, antonim, memahami isi bacaan singkat, menarik simpulan.
-
Numerik atau Aritmatika:
Operasi dasar, soal cerita, perbandingan, persen, cepat hitung.
-
Logika:
Hubungan antarpernyataan, silogisme, analogi kata.
-
Penalaran spasial atau gambar:
Seri gambar, bayangan, rotasi, mencocokkan bentuk.
Karena jumlah dan bobot tiap bagian bisa berbeda tiap tahun, penting memeriksa panduan PSB Labschool terbaru.
-
Pendekatan Terbaik untuk Tiap Jenis Soal
Setelah mengetahui jenis soal apa yang akan diujikan, berikut adalah pendekatan belajar terbaik untuk tiap jenisnya.
-
Verbal
Latih kemampuan membaca cepat dan menangkap ide utama. Ajak anak membaca teks singkat, seperti paragraf berita atau cerita pendek, lalu latihan menjawab pertanyaan inti dan mencari kata kunci.
-
Numerik
Pastikan anak kuat konsep dasar, seperti pecahan, persen, perbandingan, dan satuan. Latihan soal cerita singkat bergaya TPA membantu melatih translasi dari kata ke operasi matematika. Gunakan soal waktu terbatas agar juga terbiasa kecepatan.
-
Logika
Kenalkan pola analogi dan hubungan sebab-akibat, lalu berikan latihan soal logika sederhana tiap hari, yang lebih efektif daripada belajar intensif satu kali.
-
Spasial
Mainkan latihan visual, berupa potongan gambar, rotasi, bayangan, supaya kemampuan visualisasi anak bertambah. Banyak contoh latihan tersedia di kumpulan soal masuk SMA/Labschool.
-
Strategi Manajemen Waktu saat Ujian
Manajemen waktu sering menjadi pembeda antara lulus dan kurang maksimal. Beberapa aturan praktisnya adalah:
-
Baca semua soal dulu atau skimming 3 – 5 menit
Tandai soal yang mudah dikerjakan cepat dan soal yang butuh waktu. Kerjakan yang mudah terlebih dahulu untuk mengumpulkan poin cepat.
-
Terapkan aturan 2 – 3 lintasan
Lintasan pertama, kerjakan semua soal yang pasti bisa dikerjakan atau jawab cepat. Lintasan kedua, kembali ke soal yang butuh perhitungan. Lintasan ketiga, hanya kerjakan soal sisa yang memungkinkan.
-
Batasi waktu per soal
Misal, jika total ujian 60 menit untuk 60 soal, idealnya 1 menit per soal. Namun, sesuaikan untuk soal numerik boleh diberi 2 – 3 menit dan verbal 30 – 60 detik. Jika sudah melewati batas waktu yang ditetapkan, tinggalkan soal dan lanjutkan.
-
Taktik tebakan cerdas
Jika tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban salah, isi semua jawaban. Jika ada pengurangan, coba eliminasi pilihan yang jelas salah lalu tebak dari sisa. Pastikan anak tahu aturan penilaian sebelum mulai ujian.
-
Latihan yang Terstruktur
Lakukan latihan dengan jadwal harian atau bergilir, misalnya 30 – 60 menit setiap hari dengan fokus bergilir. Hari ini numerik, besok verbal, lusa logika. Konsistensi lebih penting daripada jam latihan panjang sekali-kali.
Lalu, jangan lupakan simulasi ujian lengkap dengan kondisi waktu dan suasana, minimal 2 – 3 kali sebelum hari H. Ini melatih stamina konsentrasi dan manajemen waktu nyata. Banyak bank soal dan video pembahasan yang bisa jadi referensi latihan.
Analisis kesalahan setiap selesai latihan dan tinjau kembali kesalahan. Apakah kamu salah karena konsep, terburu-buru, atau salah baca soal? Perbaiki pemahaman, bukan hanya mengulang soal.
-
Peran Orang Tua
Orang tua seharusnya menjadi fasilitator, bukan pengoreksi terus-menerus. Jadi, pastikan untuk memberikan dukungan, menyediakan waktu latihan, dan cek kemajuan tanpa menekan.
Lalu, jaga kondisi fisik dan mental anak. Pastikan anak tidur cukup, makan teratur, dan beri waktu istirahat. Stres berlebihan justru mengurangi akan performanya.
Bantuk anak mengecek administrasi PSB. Perhatikan jadwal pendaftaran, tata cara, dan pengumuman resmi Labschool agar tidak kelewatan deadline pendaftaran atau perubahan aturan tes.
Dengan cara-cara di atas, anak punya peluang lebih besar menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk lolos TPA Labschool!
~Febri