Untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia, ada dua jalur utama yang tersedia, yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Karena tingginya persaingan, persiapan yang matang sangat diperlukan agar anak memiliki peluang terbaik untuk lolos ke kampus dan program studi impian.
Nah, persiapan yang baik bukan hanya soal latihan sebanyak-banyaknya, tetapi anak juga harus memahami materi yang diujikan, memilih sumber belajar yang tepat, dan melatih simulasi dengan kondisi yang mirip ujian.
Berikut penjelasannya
Bedah Materi UTBK-SNBT
Menurut informasi terkini, materi yang diujikan di UTBK-SNBT terdiri dari dua komponen besar:
-
Tes Potensi Skolastik (TPS).
Mengukur kemampuan berpikir logis, pemahaman umum, dan kemampuan kuantitatif.
-
Tes Literasi.
Mencakup literasi Bahasa Indonesia, literasi Bahasa Inggris, serta penalaran matematika.
Penjelasan lebih detail mengenai submaterinya adalah sebagai berikut:
-
Penalaran Umum, Deduktif, dan Induktif.
Bagian dari TPS, yang akan menguji anak cara berpikir logis dari informasi yang ada.
-
Pengetahuan dan Pemahaman Umum.
Untuk menguji wawasan umum anak tentang berbagai topik.
-
Pemahaman Bacaan dan Menulis.
Termasuk dalam TPS, yang menguji kemampuan membaca teks panjang, menulis kesimpulan, dan logika bahasa.
-
Pengetahuan Kuantitatif.
Untuk menguji kemampuan dasar matematika dan kuantitatif, termasuk hitung-hitungan yang relevan.
-
Literasi Bahasa Indonesia dan Inggris.
Mengharuskan anak membaca dan memahami teks, menginterpretasi, berpikir kritis terhadap argumen.
-
Penalaran Matematika.
Lebih ke alokasi soal yang menguji kemampuan matematika dalam konteks yang tidak hanya hafalan, tetapi pemahaman konsep.
Orang tua bisa membantu memastikan anak menguasai semua submateri di atas, bukan hanya mata pelajaran sekolah biasa. Ini karena banyak soal UTBK-SNBT menuntut kemampuan berpikir dan logika, bukan sekadar menghafal.
Sumber Belajar Terbaik yang Bisa Digunakan
Memilih sumber belajar yang tepat sangat penting agar waktu persiapan tidak sia-sia dan anak bisa belajar secara efisien. Beberapa rekomendasi sumber terbaik adalah:
- Platform belajar online yang fokus UTBK-SNBT, yang menyediakan paket materi, latihan soal, video pembahasan, dan try-out rutin.
- Buku latihan soal spesifik UTBK-SNBT, pastikan memuat soal-soal TPS, literasi, dan penalaran matematika.
- Latihan soal tahun sebelumnya dan simulasi try-out, yang melatih membantu anak terbiasa dengan format, durasi, dan tekanan waktu.
Simulasi Wajib Coba dan Strategi Praktis
Simulasi atau try-out adalah bagian penting dari persiapan. Melalui simulasi, anak bisa mengukur kesiapan, belajar manajemen waktu, dan terbiasa dengan tekanan ujian.
Berikut adalah langkah-langkah simulasi yang bisa dilakukan:
- Pilih try-out yang mendekati kondisi asli, mulai dari jumlah soal, jenis subtes, dan durasi.
- Setelah ujian simulasi, orang tua bisa membahas hasilnya bersama anak. Cari tahu apa yang salah, mengapa salah, dan bagaimana memperbaikinya.
- Buat jurnal kesalahan sehingga anak bisa fokus memperbaiki area yang lemah.
- Ulang simulasi beberapa kali hingga anak nyaman dengan format dan waktu pengerjaan.
Tips untuk Para Orang Tua
Jika tugas anak adalah belajar untuk persiapan masuk PTN impian, berikut adalah peran para orang tua:
- Pastikan lingkungan belajar anak nyaman dan minim gangguan.
- Dorong anak untuk konsisten belajar, bukan hanya saat mendekati ujian.
- Ajak anak berdiskusi tentang materi sulit, yang akan membantunya memiliki pemahaman lebih dalam daripada sekadar membaca sendiri.
- Pantau hasil try-out dan evaluasi bersama: mana materi yang dikuasai, mana yang perlu penguatan.
- Pastikan waktu anak istirahat cukup, jangan sampai dia stres atau kelelahan yang mengganggu hasil.
- Beri dukungan dan pujian atas usaha anak, bukan hanya hasilnya.
Persiapan untuk UTBK-SNBT memang menuntut usaha bersama, dari sisi anak sebagai pelajar dan dari sisi orang tua sebagai pendamping. Namun, dengan usaha bersama, anak bisa lebih siap berjuang di UTBK-SNBT untuk meraih kampus impiannya.
~Febri