Orang Tua Wajib Tahu, Kapan Anak Mulai Belajar SNBT Sambil Menunggu SNBP?

Share

Sebagai orang tua, mendampingi anak menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi sangat penting. Di sistem penerimaan mahasiswa baru saat ini, ada dua jalur utama yang perlu dipahami, yaitu SNBP dan SNBT.

SNBP atau Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, dilakukan dengan menilai anak berdasarkan nilai rapor, prestasi akademik atau non-akademik.

Sementara SNBT atau Seleksi Nasional Berdasarkan Tes menilai anak berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Karena dua jalur ini waktunya berbeda, banyak orang tua bertanya, jika anak belum tahu hasil SNBP, kapan sebaiknya mulai belajar untuk SNBT? Baca artikel ini sampai selesai sebagai panduannya.

Pahami Kalender Seleksi SNBP dan SNBT

Memahami jadwal sangat penting untuk merencanakan waktu belajar. Berikut jadwal SNPMB 2025, yang bisa dijadikan gambaran untuk SNPMB 2026.

  • Pendaftaran SNBP: 4 – 18 Februari 2025 
  • Pengumuman hasil SNBP: 18 Maret 2025 
  • Registrasi akun SNBT atau UTBK: sampai 27 Maret 2025 
  • Pendaftaran UTBK-SNBT: 11 – 27 Maret 2025 
  • Pelaksanaan UTBK: 23 April hingga 3 Mei (gelombang dan sesi tertentu) 
  • Pengumuman hasil SNBT: 28 Mei 2025 

Jadi, antara pengumuman SNBP dan pendaftaran UTBK atau SNBT ada jangka waktu yang cukup relatif singkat.

Kapan Sebaiknya Mulai Belajar untuk SNBT?

Berdasarkan jadwal di atas, berikut saran waktu agar persiapan SNBT lebih efektif:

  • Mulai lebih awal. Idealnya, persiapan UTBK sudah dimulai sebelum pengumuman SNBP. Misalnya, saat anak menunggu hasil SNBP di bulan Februari – Maret, mereka bisa mulai di bulan-bulan sebelumnya untuk latihan soal UTBK.
  • Gunakan waktu senggang. Setelah pendaftaran SNBP selesai dan sambil menunggu pengumuman, alokasikan waktu belajar beberapa jam setiap minggu untuk tes skolastik UTBK agar tidak terburu-buru.
  • Konsolidasi setelah pendaftaran UTBK dibuka. Saat registrasi UTBK dibuka, anak sudah harus mulai lebih intensif melakukan latihan soal lengkap, simulasi tes, serta materi-materi dasar seperti penalaran umum, kuantitatif, literasi bahasa, dan lain-lain.
  • Puncak belajar sebelum UTBK. Seiring mendekatnya tanggal UTBK, waktunya untuk memperkuat teknik menjawab soal, manajemen waktu tes, dan strategi menghadapi sesi berbeda.

Mengapa Persiapan Awal Penting?

Berikut beberapa alasan anak harus melakukan persiapan lebih awal untuk belajar UTBK.

  • Persaingan lebih ketat. SNBT mengandalkan hasil tes UTBK, jadi persaingan bisa lebih keras.
  • Resiko gagal SNBP. Jika anak tidak lolos SNBP, SNBT adalah jalur alternatif utama. Persiapan lebih awal memberi peluang lebih besar untuk performa baik di UTBK.
  • Satu kali tes UTBK. Untuk SNPMB 2025, setiap peserta hanya boleh ikut UTBK satu kali saja. Meski untuk aturan SNPMB 2026 belum ada, tetapi aturan di tahun ini bisa dijadikan acuan.

Peran Orang Tua dalam Mendukung Anak

Orang tua bisa berperan besar dalam proses belajar anak dengan cara:

  • Bantu anak membuat jadwal belajar rutin, terutama di sela-sela aktivitas sekolah.
  • Fasilitasi akses ke buku latihan UTBK, media belajar online, atau bimbel jika memungkinkan.
  • Motivasi anak agar tetap semangat kalau hasil SNBP belum keluar, dengan fokus pada persiapan SNBT yang bisa jadi jembatan penting.
  • Pastikan anak mendapat waktu istirahat yang cukup agar tidak kelelahan menjelang UTBK.

Jika anak belum tahu hasil SNBP, sangat bijaksana untuk mulai belajar UTBK sejak awal, bahkan sebelum pengumuman. Arahkan anak untuk menggunakan waktu tunggu dengan bijak, misalnya dengan latihan soal rutin, simulasi, dan penguatan materi dasar.

Dukungan orang tua dalam bentuk motivasi, fasilitas belajar, dan manajemen waktu, itu semua bisa membuat perbedaan besar dalam performa anak menghadapi ujian masuk PTN impiannya.

 

~Febri

Lihat Artikel Lainnya

Scroll to Top
Open chat
1
Ingin tahu lebih banyak tentang program yang ditawarkan Sinotif? Kami siap membantu! Klik tombol di bawah untuk menghubungi kami.