Banyak orang tua mencari cara untuk lebih memahami perubahan emosi dan perilaku anak usia remaja. Salah satu pendekatan populer yang sering dibicarakan adalah melihat kepribadian melalui zodiak.
Walaupun zodiak bukan metode ilmiah, ini bisa menjadi alat refleksi untuk membantu orang tua memahami pola umum perilaku anak, selama digunakan secara bijak dan tidak menggantikan prinsip parenting yang berbasis penelitian.
Untuk konteks perkembangan remaja, penelitian psikologi di American Academy of Pediatrics dan Child Mind Institute menyebutkan bahwa anak usia SMP hingga SMA sedang mengalami perkembangan emosi, identitas diri, dan kebutuhan akan kemandirian.
Dengan melihat karakter melalui zodiak, ini dapat menjadi cara ringan bagi orang tua untuk memahami kecenderungan anak, sambil tetap mengacu pada dasar ilmiah dalam pengasuhan.
Berikut gambaran umum zodiak dan cara pendekatan parenting yang bisa dicoba.
-
Aries (21 Maret – 19 April)
Anak dengan zodiak ini biasanya energik, cepat bereaksi, dan suka tantangan.
Pendekatan orang tua: Berikan kebebasan bergerak dan libatkan anak dalam kegiatan yang memacu semangat. Tetapkan batas yang jelas karena anak Aries mudah impulsif.
-
Taurus (20 April – 20 Mei)
Jika anak memiliki zodiak ini, artinya dia menyukai rutinitas, stabilitas, dan bisa keras kepala.
Pendekatan orang tua: Beri waktu ketika meminta anak berubah. Jangan tekan terlalu keras dan gunakan alasan yang logis.
-
Gemini (21 Mei – 20 Juni)
Anak yang memiliki zodiak Gemini biasanya komunikatif, mudah bosan, dan ingin tahu banyak hal.
Pendekatan orang tua: Ajak anak berdiskusi, bukan menggurui. Variasikan aktivitas belajar untuk menjaga fokus.
-
Cancer (21 Juni – 22 Juli)
Memiliki sifat sensitif dan penuh empati, anak dengan zodiak ini mudah merasa tidak aman.
Pendekatan orang tua: Perhatikan bahasa tubuh anak. Gunakan kata-kata lembut dan tunjukkan dukungan emosional.
-
Leo (23 Juli – 22 Agustus)
Anak dengan zodiak Leo suka perhatian, percaya diri, tetapi bisa merasa tersinggung.
Pendekatan orang tua: Berikan apresiasi yang tulus. Hindari kritik di depan umum dan pilih situasi yang lebih privat.
-
Virgo (23 Agustus – 22 September)
Pemilik zodiak ini cenderung perfeksionis, rapi, dan cenderung khawatir.
Pendekatan orang tua: Bantu anak menerima bahwa kesalahan adalah hal normal. Dukung dengan struktur dan jadwal yang jelas.
-
Libra (23 September – 22 Oktober)
Zodiak Libra terkenal suka harmoni, sulit mengambil keputusan, dan peduli pada hubungan sosial.
Pendekatan orang tua: Latih kemampuan anak membuat keputusan kecil. Ajarkan batasan agar tidak selalu menyenangkan orang lain.
-
Scorpio (23 Oktober – 21 November)
Meski anak Scorpio intens dan penuh perasaan, tetapi mereka sangat setia.
Pendekatan orang tua: Hargai privasi anak. Pastikan kepercayaan terjaga melalui komunikasi jujur dan konsisten.
-
Sagitarius (22 November – 21 Desember)
Anak dengan zodiak ini mandiri, suka kebebasan, dan optimis.
Pendekatan orang tua: Berikan ruang eksplorasi. Jaga batasan agar anak tidak terlalu berisiko atau ceroboh.
-
Capricorn (22 Desember – 19 Januari)
Karena memiliki sifat disiplin dan matang, anak Capricorn bisa terlalu serius.
Pendekatan orang tua: Dukung ambisi anak, tetapi ingatkan bahwa istirahat juga penting. Hindari memberikan tekanan berlebihan.
-
Aquarius (20 Januari – 18 Februari)
Anak dengan zodiak ini unik, idealis, dan kadang sulit dipahami.
Pendekatan orang tua: Beri ruang untuk ide-ide kreatif anak. Gunakan pendekatan logis dan diskusi dua arah.
-
Pisces (19 Februari – 20 Maret)
Memiliki sifat imajinatif dan sensitif, anak dengan zodiak ini mudah terbawa perasaan.
Pendekatan orang tua: Dampingi anak dalam mengelola emosi. Gunakan aktivitas seni untuk membantunya mengekspresikan diri.
Intinya, menggunakan zodiak dapat menjadi cara santai bagi orang tua untuk memahami kecenderungan anak, selama tidak dijadikan patokan utama.
Pastikan saja untuk tetap mengikuti prinsip parenting yang berbasis penelitian, seperti melakukan komunikasi terbuka, memberikan dukungan emosional, batasan yang jelas, dan pemahaman tentang perkembangan remaja.
~Febri