Mengapa Anak Pintar Sering Menunda Tugas? Ini Penjelasan Ilmiah yang Perlu Orang Tua Tahu

Share

Apakah kamu sebagai orang tua pernah bertanya dalam hati:

“Kenapa anak saya pintar, tapi berantakan banget cara belajarnya?”

Atau:

“Ini anak tahu jawabannya, tapi kenapa nggak bisa mulai ngerjain tugasnya?”

Ini bisa merisaukan karena orang lain, terutama guru di sekolahnya, bisa menilai hal itu sebagai malas atau tidak disiplin. Padahal, sebenarnya ini bukan soal kemauan, melainkan cara otak bekerja yang disebut executive function atau fungsi eksekutif.

Apa Itu Executive Function?

Executive function adalah sekelompok kemampuan di otak yang membantu:

  • Menyusun rencana
  • Mengingat informasi yang penting
  • Mengatur waktu dan tugas secara teratur
  • Mengontrol impuls atau keinginan untuk menunda
  • Beradaptasi ketika rencana berubah
  • Fokus pada tugas di tengah gangguan

Menurut para ahli dari Harvard Health, bagian dari Universitas Harvard, executive function ini ibarat “sistem kontrol lalu lintas di otak” yang memastikan ide, tindakan, emosi, dan tujuan bisa berjalan bersamaan tanpa berbenturan.

Penting untuk diketahui bahwa executive function tidak sama dengan kecerdasan. Anak bisa sangat cerdas, cepat memahami pelajaran, atau punya kemampuan berpikir tinggi.

Namun, di saat bersamaan anak tetap kesulitan menjalankan kegiatan yang kompleks secara rutin karena keterampilan eksekutifnya belum matang.

Mengapa Anak Pintar Bisa Tidak Terorganisir?

Banyak orang berpikir kalau kurangnya organisasi atau disiplin itu karena malas, padahal itu seringkali tanda bahwa executive function anak sedang belum berkembang kuat. Berikut beberapa penjelasan medisnya.

  1. Executive Function Tidak Selalu Sejalan dengan IQ

Anak dengan IQ tinggi bisa tetap kesulitan mengatur rutinitas karena keterampilan untuk memulai tugas, mengatur waktu, atau menyimpan jadwal mental ada di area otak yang berkembang lebih lambat dibanding kemampuan kognitif mereka.

Jadi, mereka tahu apa yang harus dilakukan, tetapi belum mampu melakukannya dalam langkah-langkah yang konsisten.

  1. Perbedaan Perkembangan Otak

Fungsi eksekutif terletak terutama di bagian korteks prefrontal. Ini merupakan bagian otak yang paling akhir matang pada manusia, sering baru berkembang sempurna di usia remaja atau bahkan awal 20-an.

Itu sebabnya banyak remaja pintar tampak kurang teratur, padahal itu bagian dari perkembangan yang normal.

  1. Executive Function Bukan Bakat Bawaan

Kemampuan ini tidak otomatis hadir sejak lahir sama seperti kemampuan bicara atau berjalan. Ia berkembang seiring waktu dengan pengalaman, latihan, serta dukungan lingkungan di sekolah dan keluarga.

Ini juga bisa berkembang dengan latihan keterampilan konkret, misalnya membuat jadwal sederhana.

Kenali Tanda Tantangan Executive Function

Berikut ciri yang sering muncul ketika fungsi eksekutif anak masih kurang terlatih:

  • Sering lupa membawa atau mengumpulkan tugas walau tahu cara mengerjakannya
  • Sulit memulai tugas tanpa dorongan kuat dari orang lain
  • Kesulitan mengatur buku, alat tulis, atau jadwal belajar
  • Suka menunda pekerjaan yang sebenarnya tidak sulit secara kandungan
  • Mudah terdistraksi dan berganti kegiatan sebelum menyelesaikan tugas yang sedang dikerjakan

Hal-hal di atas bukan tanda malas atau tidak peduli, melainkan ada komponen otak yang lebih lambat berkembang jika dibandingkan dengan kemampuan intelektual anak.

Apa Artinya bagi Orang Tua?

Memahami executive function membantu kita melihat perilaku anak dari sudut yang lebih empatik dan ilmiah, bahwa anak yang tampak “berantakan” mungkin hanya belum belajar cara berpikir terstruktur.

Lalu, apa yang bisa dilakukan orang tua? Berikut beberapa diantaranya:

  • Evaluasi anak secara menyeluruh, bukan hanya melihat hasil nilai atau kerapihan. Namun, bisa dengan memperlihatkan kelebihan dan area yang perlu dukungan.
  • Strategi konkret seperti rutinitas harian, pengaturan waktu kecil seperti timer belajar 20 menit, dan latihan bertahap untuk mengatur tugas bisa sangat membantu.

Jadi, perlu diingat bahwa pintar bukan selalu berarti rapi atau teratur. Executive function adalah kemampuan otak yang membuat seseorang bisa mengubah pengetahuan menjadi tindakan yang sistematis.

Anak yang lambat mengembangkan keterampilan ini bukan malas. Mereka hanya perlu dukungan, latihan, dan pemahaman yang tepat dari orang tua atau pendidik.

 

~Febri

Lihat Artikel Lainnya

Scroll to Top
Open chat
1
Ingin tahu lebih banyak tentang program yang ditawarkan Sinotif? Kami siap membantu! Klik tombol di bawah untuk menghubungi kami.