Dukung Anak Lolos SNBP, Ini Panduan Praktis Orang Tua Pantau Rapor dan Kembangkan Prestasi

Share

Jalur SNBP adalah salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru ke perguruan tinggi negeri di Indonesia yang berbasis prestasi, bukan hanya melalui ujian tertulis. 

Artinya, pihak sekolah dari SMA, SMK, atau MA, akan mengajukan siswa-siswinya yang memenuhi kriteria ke sistem dan yang menjadi bahan penilaian utama adalah nilai rapor dan prestasi lainnya. 

Untuk orang tua, ini berarti selain mendorong anak agar terus berusaha di sekolah, penting juga perlu memahami persyaratan yang ditetapkan agar anak punya peluang yang baik.

Syarat Kelulusan Rapor dalam SNBP

Berikut beberapa hal utama yang perlu diperhatikan:

  1. Nilai Rapor Semester 1 – 5

Untuk siswa SMA, MA, atau SMK yang masa belajarnya tiga tahun, nilainya yang digunakan adalah rapor semester 1 – 5.  Sementara Untuk SMK yang masa belajarnya empat tahun, bisa sampai semester 7. 

Nilai ini harus sudah diinput ke dalam sistem PDSS atau Pangkalan Data Sekolah dan Siswa.

  1. Komponen Bobot Penilaian Rapor dan Prestasi

Berdasarkan ketentuan resmi, minimal 50% dari penilaian adalah rata-rata nilai rapor dari seluruh mata pelajaran. Sisanya atau maksimal 50 % adalah nilai dari maksimal dua mata pelajaran pendukung, prestasi, dan/atau portofolio (untuk prodi tertentu). 

Ini berarti nilai rapor yang baik secara menyeluruh sangat penting, bukan hanya fokus ke beberapa mata pelajaran saja.

  1. Kuota Siswa Eligible Sekolah

Tidak semua siswa dari sekolah bisa langsung mendaftar ke SNBP karena sekolah memiliki ‘kuota’ untuk mengusulkan siswa.

Contohnya, sekolah dengan akreditasi A boleh mengusulkan hingga 40% terbaik siswa, akreditasi B hingga 25%, dan akreditasi C atau lainnya hingga 5%.

Ini artinya, anak perlu berada dalam kelompok siswa terbaik di sekolah agar diusulkan. Karena itu, kolaborasi dengan pihak sekolah, seperti guru BK dan wali kelas, sangat penting.

  1. Prestasi Akademik dan Nonakademik, serta Portofolio

Selain nilai rapor, siswa juga akan diukur dari prestasi lain, seperti lomba dan organisasi. Lalu, bagi yang memilih program studi seni atau olahraga, wajib melampirkan portofolio yang memiliki jenis tertentu dan ketentuan khusus. 

  1. Administrasi dan Pendaftaran

Untuk bisa mengikuti SPBN, anak harus memiliki NISN atau Nomor Induk Siswa Nasional, terdaftar di PDSS, serta sekolah menyerahkan data rapor secara lengkap dan benar. 

Panduan untuk Para Orang Tua

Berikut panduan orang tua agar dapat mendukung anak secara optimal.

  1. Memantau Perkembangan Nilai Rapor
  • Pastikan anak tahu bahwa setiap semester nilai rapornya penting karena mulai dari semester 1 – 5 akan dihitung.
  • Bila ada mata pelajaran yang nilainya agak merosot, segera cari tahu apa penyebabnya. Apakah karena kesulitan materi, kurang latihan, atau faktor lain seperti kesehatan atau motivasi.
  1. Mendorong Prestasi Nonakademik dan Portofolio
  • Ajak anak memilih satu atau dua kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai minatnya, misalnya organisasi sekolah, olah raga, seni musik atau teater.
  • Simpan bukti prestasi, seperti sertifikat, piagam, foto, atau video, yang bisa menjadi portofolio. Untuk prodi seni atau olahraga, portofolio merupakan hal yang wajib. 
  • Tekankan bahwa portofolio bukan hanya “banyak kegiatan”, tetapi berkualitas, terdokumentasi baik, dan relevan dengan prodi yang ingin dituju. 
  1. Koordinasi dengan Sekolah
  • Tanyakan ke sekolah, seperti wali kelas atau guru BK, apakah sekolah sudah menginput nilai rapor anak secara lengkap ke PDSS.
  • Pastikan anak termasuk dalam usulan siswa sekolah yang eligible sesuai kuota. Boleh tanyakan juga kuota yang dimiliki sekolah.
  • Minta sekolah membantu anak mengisi data prestasi dan portofolio dengan benar jika diperlukan.
  1. Pilihan Program Studi dan Strategi
  • Bicarakan bersama anak tentang minat bakatnya, jangan hanya ikut tren jurusan populer. Pilih jurusan yang sesuai nilai rapor dan kemampuan anak.
  • Selidiki daya tampung dan persaingan jurusan pilihan agar peluangnya realistis. 

Dengan persiapan yang matang dan kerjasama antara anak-orang tua-sekolah, peluang anak untuk lolos SNBP akan semakin besar.

 

~Febri

Lihat Artikel Lainnya

Scroll to Top
Open chat
1
Ingin tahu lebih banyak tentang program yang ditawarkan Sinotif? Kami siap membantu! Klik tombol di bawah untuk menghubungi kami.