Liburan sekolah adalah waktu yang ditunggu anak untuk beristirahat dan bersenang-senang. Namun, banyak orang tua khawatir anak jadi lupa pelajaran setelah libur panjang.
Padahal, anak tetap bisa belajar tanpa merasa terbebani dengan cara yang ringan dan menyenangkan.
Mengapa Review Pelajaran Penting saat Liburan?
Selama liburan panjang, anak bisa mengalami learning loss atau lupa sebagian materi yang sudah dipelajari. Menurut GradePower Learning, mempertahankan kebiasaan belajar ringan dapat membantu anak tetap siap menghadapi semester berikutnya.
Namun, review pelajaran bukan berarti anak belajar seperti di sekolah. Tujuannya hanya untuk menyegarkan ingatan dan menjaga semangat belajar anak. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.
-
Buat Rutinitas Ringan dan Fleksibel
Ajak anak membuat jadwal sederhana, misalnya 15 – 20 menit setiap pagi untuk membaca atau latihan soal ringan. Meski waktunya singkat, tetapi jika rutin dilakukan maka akan membantu anak menjaga kebiasaan belajar tanpa membuat stres.
Menurut Method Schools, rutinitas kecil seperti ini efektif menjaga fokus anak selama liburan.
-
Review Materi yang Sudah Dikuasai
Pilih topik yang sudah anak pelajari, bukan materi baru. Ajak dia membuka kembali catatan atau tugas lama, lalu bahas bersama bagian yang menarik atau yang sudah mulai lupa.
Pendekatan ini membantu anak tetap merasa percaya diri dan memahami bahwa belajar bisa dilakukan dengan cara menyenangkan saat liburan.
Discovery Education juga menyarankan “reading and math reviews” untuk menjaga keterampilan dasar selama libur.
-
Gabungkan Belajar dengan Aktivitas Sehari-Hari
Liburan justru bisa jadi kesempatan anak untuk belajar secara alami. Misalnya:
- Saat berbelanja, ajak anak menghitung total belanja atau kembalian uang.
- Saat memasak, latih anak membaca resep dan mengukur bahan untuk melatih keterampilan matematika dan konsentrasinya.
- Ajak anak menceritakan kembali buku atau film yang ia tonton untuk melatih kemampuan berbahasa.
Menurut Kumon, cara ini membuat anak belajar tanpa sadar bahwa ia sedang berlatih.
-
Ciptakan Suasana Menyenangkan
Belajar di tempat yang nyaman, seperti di sofa, teras, atau taman, membuat anak lebih rileks. Orang tua juga bisa memberi penghargaan kecil setelah review pelajaran, misalnya waktu bermain lebih lama atau menonton film bersama.
Kunci utamanya adalah suasana positif. Katakan hal-hal seperti, “Ibu senang kamu mau belajar sedikit hari ini” daripada “Kamu harus bisa semuanya.” Ingat, dukungan emosional yang membantu anak tetap semangat.
-
Beri Waktu Istirahat dan Bebas Tekanan
Meski ingin anak tidak melupakan pelajaran, tetapi liburan tetap harus menjadi waktu istirahat. Jika anak terlihat lelah atau bosan, jangan dipaksa. Hentikan dulu dan lanjutkan keesokan harinya.
Belajar yang baik bukan soal lama waktunya, tetapi tentang konsistensi dan suasana hati yang positif pada anak.
Peran Orang Tua untuk Mendukung Anak
Sebagai pendamping, orang tua bisa membantu dengan cara:
- Menyediakan alat bantu seperti buku catatan, flashcard, atau video edukatif.
- Ikut membaca atau bermain kuis kecil bersama anak.
- Mendengarkan dan memberi pujian atas usaha anak.
Dengan begitu, anak belajar bahwa review bukan beban, tetapi bagian dari kegiatan keluarga yang menyenangkan.
Intinya, belajar saat liburan tidak harus kaku atau menegangkan. Dengan rutinitas ringan, aktivitas sehari-hari yang edukatif, dan suasana penuh dukungan, anak bisa tetap mengingat pelajaran tanpa kehilangan semangat liburannya.
Liburan cerdas bukan tentang berapa banyak yang dipelajari, tetapi bagaimana anak bisa menikmati prosesnya dengan bahagia.
~Febri