Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Cetak Pelajar Berprestasi di Bidang Olahraga

Bagi siswa/siswi SD, SMP, atau SMA yang memiliki bakat olahraga, jangan disia-siakan. ya. Cobalah untuk mengikuti berbagai perlombaan olahraga yang dilakukan di sekolah dan antar sekolah.
Jika bakat olahraga terus diasah, bukan tidak mungkin lama-kelamaan bisa mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional atau biasa disingkat O2SN. Ini adalah ajang talenta di bidang olahraga yang diselenggarakan untuk peserta didik dari semua jenjang, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.
Jangan sepelekan prestasi di dunia olahraga karena bukan tidak mungkin prestasi ini yang menentukan untuk masuk ke sekolah impian di jenjang berikutnya.
Yuk, kenalan lebih jauh dengan O2SN!
Apa Itu O2SN?
Seperti yang sudah sedikit dijelaskan di atas, O2SN adalah ajang kompetisi olahraga yang diadakan oleh pemerintah untuk mencari dan mengembangkan potensi atlet muda di Indonesia.
Tak hanya melibatkan siswa/siswi dari berbagai jenjang pendidikan, tetapi kompetisi ini juga diselenggarakan secara bertingkat, yaitu mulai dari tingkat kota hingga tingkat nasional.
Cabang olahraga (cabor) yang dilombakan juga beragam, yaitu sebagai berikut:
-
Atletik, meliputi berbagai jenis lomba lari, lompat, dan lempar.
-
Bulu tangkis.
-
Renang, meliputi beberapa nomor gaya renang.
-
Pencak silat.
-
Karate.
-
Sepak bola.
-
Bola basket.
-
Tenis meja.
-
Catur.
-
Gimnastik, melibatkan berbagai nomor seperti senam lantai dan alat.
Selain bertujuan untuk mencari bakat baru di bidang olahraga, O2SN juga menjadi kesempatan bagi para siswa/siswi untuk belajar dan berprestasi, serta meningkatkan kualitas olahraga melalui kompetisi yang adil.
Manfaat Mengikuti O2SN
Ajang O2SN ini bisa menjadi kesempatan emas bagi siswa/siswi untuk mengembangkan bakat olahraga yang dimiliki sekaligus membangun karakter yang sportif, tangguh, dan disiplin.
Ini karena saat bertanding di O2SN, siswa/siswi tidak hanya berkompetisi untuk menjadi juara, melainkan juga belajar mengenai kerja keras, kerjasama tim, serta menjaga kesehatan fisik dan mental.
Bagi siswa/siswi yang pernah mengikuti kompetisi ini, bahkan menorehkan prestasi, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang berkompeten dan berdaya saing tinggi.
Sementara untuk pihak sekolah, O2SN mampu membantu sekolah untuk mencetak generasi yang sehat, berprestasi, dan berwawasan luas. Nama sekolah juga menjadi harum jika ada siswa/siswi mereka yang berhasil menjadi juara O2SN.
Tak heran jika saat ini banyak sekolah yang yang tanggung-tanggung dalam mendukung dan memfasilitasi persiapan anak didinya untuk mengikuti O2SN. Ada yang bahkan melakukan pembinaan intensif dan penyediaan sarana olahraga yang memadai.
Kapan O2SN Diselenggarakan?
Pelaksanaan O2SN setiap tahun tidak tentu dan bisa berubah-ubah. Namun, biasanya pendaftaran untuk O2SN di tahun tersebut, dibuka di akhir tahun sebelumnya hingga awal tahun atau pada Februari.
Lalu, untuk seleksi tingkat kecamatan biasanya berlangsung pada April hingga Mei 2024. Kemudian tahap berikutnya, yaitu seleksi tingkat kabupaten/kota, dilangsungkan pada Mei hingga Juni. Sementara seleksi tingkat provinsi diadakan di Juni hingga Juli.
Setelah itu, siswa/siswa terbaik dari setiap provinsi akan mewakili daerahnya pada O2SN tingkat nasional, yang biasanya diselenggarakan setelah pertengahan tahun, yaitu pada Agustus, dan ditutup di bulan yang sama.
Tahapan Seleksi Peserta O2SN
Berikut adalah tahapan seleksi yang harus dilewati oleh seluruh peserta O2SN.
1. Tingkat Sekolah
Pada tahap awal ini, sekolah akan membentuk panitia internal yang melibatkan kepala sekolah, guru, serta pihak komite sekolah. Mereka lalu akan melakukan pendaftaran peserta melalui portal resmi BPTI secara online.
Kemudian, seleksi di tingkat sekolah akan diselenggarakan oleh panitia internal sesuai pedoman O2SN. Di sini akan ditentukan siswa/siswi terbaik untuk mewakili sekolah ke tahap berikutnya.
2. Tingkat Kabupaten/Kota
Di tingkat ini, seluruh peserta yang lolos di tahap sekolah akan saling berkompetisi dengan untuk mewakili daerahnya. Peserta terbaik kemudian akan dikirimkan untuk bertanding di O2SN tingkat provinsi.
O2SN di tingkat ini dilaksanakan oleh panitia gabungan yang melibatkan Dinas Pendidikan setempat, pengurus cabang olahraga, serta MGMP PJOK.
3. Tingkat Provinsi
Pihak yang bertanggung jawab menyelenggarakan O2SN di tingkat ini adalah Dinas Pendidikan Provinsi, yang bekerja sama dengan berbagai unsur seperti pengurus cabang olahraga provinsi dan perguruan tinggi.
Bagi para peserta yang lolos di tingkat ini, mereka akan melaju ke O2SN tingkat nasional. Seluruh peserta akan didaftarkan oleh panitia melalui website O2SN untuk mewakili provinsinya di ajang nasional.
4. Tingkat Nasional
Di tingkat inilah seluruh peserta terbaik dari seluruh Indonesia akan berkumpul dan berlomba untuk memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu.
Selain itu, ada juga Juara Fair Play untuk setiap cabor, yang penilaiannya dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku peserta, pendamping, ketua kontingen, official, serta suporter.
Lalu, ada juga Juara Umum yang ditentukan berdasarkan akumulasi medali emas, perak, dan perunggu yang diperoleh. Juara umum ini akan mendapatkan piala bergilir dan piagam juara umum.
Namun, peserta yang tak memenangkan medali apa pun tetap memiliki kebanggan tersendiri bisa sampai ke tingkat nasional ini.
O2SN di tingkat ini diadakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta induk organisasi cabang olahraga.
Itulah penjelasan mengenai O2SN. Jika ada yang tertarik mengikuti kompetisi ini, carilah sekolah-sekolah yang langganan mengikuti O2SN setiap tahun sehingga kesempatan untuk bertanding di sini semakin besar.
Sumber:
https://globalprestasi.sch.id/id/news-event/arti-o2sn-dan-persyaratannya/
https://sman1kotamobagu.sch.id/berita/o2sn-olimpiade-olahraga-siswa-nasional-di-sekolah/
~Febria